Facebook Badge

me

me

Rabu, 05 Desember 2012

Hati dan Logika Ternyata Berperan Saling Menguatkan

Tadinya gue beranggapan kalau logika itu bisa saja menyita pikiran kita dalam segala hal. Supaya punya sisi lain dalam berpikir. Kadang-kadang juga gue ngga terlalu menganggap logika itu banyak benarnya karena semua keputusan berdasarkan dari hati. Tapi ternyata gue salah, ternyata perasaan dan logika itu saling menguatkan satu sama lain. 

Gue pernah sih mengambil keputusan berdasarkan logika walaupun hati gue berkata lain. Efeknya gue kepikiran terus dan kadang masih ngga rela dengan apa yang udah gue putuskan tersebut. Tapiiii akhirnya mata hati dan pikiran gue terbuka juga. Seperti diingatkan "ini loh...positifnya kamu mengambil keputusan itu". Gue juga pernah ambil keputusan dengan hati. Kebanyakan sih karena tergesa-gesa alias desakan emosi. Tapi ini ngga pernah bikin gue mikirin apalagi sampe menyesal. Karena itu kemauan hati gue dan gue merasa lega.

Sekarang untuk hal apapun gue mencoba menyeimbangkan kedua hal itu.. Malu donk sama umur kalo masih aja pake emosi hehehe.. Gue punya banyak "guru" yang mengajarkan supaya gue masuk ke wilayah pendewasaan. Tidak mengajarkan secara langsung tapi dengan sikap, perilaku dan cara mereka menghadapi gue yang punya sifat super manja dan labil ini. Mereka adalah sahabat-sahabat gue, keluarga gue dan juga pacar gue. Tidak melulu yang mengerti gue sih tapi gue juga mencoba dan harus mengerti mereka, kan saling :).. Selain itu materi yang mendewasakan gue adalah setiap masalah yang terjadi. Puter otak untuk menyelesaikannya tapi dibarengin dengan rasa kalem juga. Biar ngga rusuh (baca:stres) jadinya. 

Tentang cara pandang terhadap hal apapun, kalau pake logika ambil yang baiknya dan kalau pake perasaan juga jangan terlalu larut. Contohnya tentang kisah asmara #aseeek... *jadi curcol neh gue*
Gue selalu takut karena pacar gue jauhhhh...takut dia tergoda dengan perempuan lebih cantik dan menarik disana, takut dia balikan sama mantannya,,,ahh banyak takutnya.. Perasaan gue sih mengatakan dia itu semakin kesini semakin menjadi priBadi yang lebih baik dan semakin dewasa. Semua yang gue rasakan sampai detik ini, SUBHANALLAH...bikin semakin sayang sama dia walaupun dia tetap dengan sifatnya tapi di meyakinkan gue dengan caranya yang sangat bisa gue terima..❤ Semoga seperti ini terus sih dan jauh lebih baik lagi untuk kebaikan kita berdua. Karena jujur aja, gue ngga tenang kalau masih jauh-jauhan kaya gini tapi gue percayakan semuanya sama yang diatas. Karena hanya DIA yang bisa membantu umatNya. 

Dulu saat gue "nyaris menyerah" hati kecil gue bilang "Bismillah Na,,, semua mungkin jika kamu percaya dan tidak ada yang mustahil buat Allah". Selalu gue mengucap Bismillah saat hati mulai goyah. Gue ngga mau apa yang sela ini gue perjuangkan dan hampir di titik terakhir ini gue kelasin gitu aja. Gue ngga mau semua jadi sia-sia, maka dari itu gue terus perjuangkan sampai Allah bilang BERHENTI. Dahsyat nya BISMILLAH dan niat yang kuat bikin gue yakin harus selalu maju. 

Fue hanya butuh kerja sama dengan pacar, dengan begitu segala aspeknya pasti bisa tercapai. 
Semoga....selanjutnya lebih baik lagi dari ini untuk kita berdua. Gue ngga butuh 'yang lebih baik' buat gue dia sangat mencukupi gue dalam berbagai hal, 

Thanks Ya Rabb...mudahkan segalanya.. Aku percaya Engkau yang merencanakan segalanya dan mewujudkan jadi lebih pantas. Di saat yang tepat InsyaAllah siap untuk apapun yang terbaik..
Bismillah.. ☺

1 komentar:

Boleh komentar dibawah sini ya ^^,